Derby Panas London Utara


Derby London Utara tersaji di pekan ke 34 English Premier League mempertemukan antara Tottenham Hotspur vs Arsenal yang akan berlangsung di White Hard Lane Stadium. Mauricio Pochettino begitu antusias menyambut laga ini mengingat ini adalah Derby dan sebagai perpisahan buat Stadion White Hard Lane, mantan pelatih Southampton ini berharap jadi kado manis untuk penutup Derby London musim ini serta kemenangan akan menjadikan peluang juara tetap terjaga.


Bukan cuma Spurs yang mengharapkan kemenangan, Arsenal pun demikian, persaingan yang ketat antara Liverpool, Manchester City, Arsenal, Manchester United demi masuk Zona Liga Champions membuat The Gunners mau tak mau harus memenangkan sisa pertandingan dan berharap ketiga pesaingnya di atas tergelincir di sisa pertandingan yang ada. Menarik untuk di nantikan Derby kali ini juga menjadi sesuatu yang di nantikan oleh fans Chelsea sembari berharap Arsenal bisa menaklukkan Kane dan kawan-kawan di kandang mereka sendiri, Tetapi Arsenal sadar betul, Tottenham musim ini begitu berbeda dengan musim lalu, konsistensi anak asuh Pocchetino ini patut di acungin jempol hingga pekan ke 33. Spurs hanya kalah saat di taklukkan Chelsea 4-2 di Wembley dalam lanjutan semifinal FA Cup, namun selanjutnya Erikson dan koleganya membuktikan bahawa kekalahan atas Chelsea menjadikan Spurs lebih bersemangat lagi dalam memenangkan setiap pertandingan.


Mesut Ozil juga tak ingin jemawa meskipun dalam 2 pertandingan terakhir mereka selalu memenangkan pertandingan, Ozil sadar betul menaklukkan Spurs di kandang sendiri bukanlah perkara mudah, banyaknya penonton yang datang di yakini menambah semangat bermain Dele Alli dan kawan-kawan. Sang Profesor juga paham kondisi yang tengah di alami Spurs, pelatih asal Perancis ini patut waspada dengan semangat juang para pemain Spurs mengingat kini mereka bersaing dengan Chelsea dalam memperebutkan title English Premier League.
Tensi panas pun akan terjadi pada pertandingan kali ini, The Gunner tetap akan memainkan pemain andalannya Alexis Sanchez sementara Spurs akan mengandalkan Harry Kane untuk memborbardir gawang Arsenal yang di Kawal Petr Cech.


Saksikan
Tottenham Hotspur vs Arsenal
Minggu, 30 April 2017 Pukul 22.30 Wib
Prediksi
Tottenham Hotspur vs Arsenal [2-1] [2-2]




Duel Seru di Goodison Park


Hanya 5 pertandingan lagi English Premier League akan segera berakhir dan hanya ada 2 tim yang memperebutkan siapa yang terbaik di musim ini. Chelsea dan Tottenham Hotspur masih harus berjibaku hingga pekan ke 34 dengan Chelsea akan menjamu lawan yang relatif mudah di bandingkan Spurs yang akan menghadapi lawan yang relatif sulit seperti Arsenal, Manchester United dan Leicester city. Pekan ke 34 Chelsea akan mendapatkan lawan yang relatif sulit, ya Everton. Dengan bermain di kandang sendiri anak asuh Ronald Koeman tak akan membuang kesempatan sedikitpun demi berjuang di zona Liga Champions meskipun terbilang sulit.

Misi balas dendam pun di usung Everton mengingat di pertemuan pertama mereka babak belur di Stamford Bidge dengan skor 5-0, Lukaku pun ingin membalaskan kekalahan tersebut demi harga diri mereka. Koeman tahu betul saat ini anak asuh Antonio Conte sedang Onfire mengingat mereka baru saja melaju ke Final FA Cup setelah menyungkurkan Tottenham Hotspur dengan skor 4-2, tentu dengan percaya diri yang tinggi The Blues Chelsea tak ingin hasil seri apalagi kalau sampai kalah. Itu artinya poin dengan Spurs akan terpangkas menjadi 1 poin andai Kane dan kawan-kawan menang atas Arsenal.

Goodison Park memang terkenal dengan keriuhannya, tentu hal ini akan di manfaatkan Baines dan kawan-kawan demi menjatuhkan mental para pemain Chelsea. Dukungan sekitar 40.000 penonton tentunya akan melambungkan semangat Lukaku dan koleganya.

Pertandingan kali ini juga akan jadi penentuan siapa yang lebih tajam antara Lukaku dan Costa. Lukaku memimpin dengan 21 gol sementara Costa 19 gol. Laga ini di prediksikan akan menjadi laga yang sengit dan panas.

Saksikan pertandingan
Minggu, 30 April 2017
Everton vs Chelsea Pukul 20.05 Wib Goodison Park

Prediksi skor
Everton vs Chelsea [1-3] [1-2]






Mental dan Strategi Adalah Kuncinya


Chelsea sukses melaju ke final FA Cup setelah mengalahkan Spurs dengan skor 4-2.
The blues langsung menekan sejak awal pertandingan di mulai terbukti sebuah gebrakan pedro di menit ke 5 harus di hentikan oleh AlderWeilerd. Willian sebagai eksekutor sukses menjalankan perannya dan mengubah kedudukan menjadi 1-0, dengan gol ini Chelsea tampil lebih agresif. Tapi Spurs tak mau berlama-lama dalam keadaan tertinggal terbukti di menit ke 18 berawal dari sepak pojok yang sempat di blok pemain Chelsea umpan jauh Erikson ke kotak penalti sukses di sundul Harry Kane yang tak bisa di halau Courtois dan membuat kedudukan imbang menjadi 1-1.

Pertandingan semakin menarik kedua tim saling jual beli serangan tetapi keduanya belum bisa menambah keunggulan, barulah di menit 42 ketika Moses melancarkan aksinya dengan liciknya Moses menggiring bola dan saat bersamaan Son Heung-Min datang dan menekel yang menyebabkan Chelsea mendapatkan hadiah penalti, tidak adanya Eden Hazard Willian pun mengeksekusi penalti dengan baik dan menjadikan Anak asuh Antonio Conte berbalik unggul 2-1 hingga babak pertama selesai.

Babak kedua di mulai Spurs terlihat bermain lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan mereka, tanpa ragu Erikson lagi-lagi aktor di balik gol ke dua Spurs, umpan cantiknya sukses di manfaatkan Ali menjadi gol yang berlari di antara 2 bek Chelsea dan lagi-lagi merubah skor menjadi imbang 2-2.

Lantas Conte tak tinggal diam, Hazard dan Costa masuk menggantikan Willian serta Michy Batshuayi yang tampil kurang greget. Sepertinya Conte ingin merusak konsentrasi para bek Spurs yang pada awal laga mengawal Willian dan kali ini harus mengawal Hazard yang skilnya di atas-rata-rata.

Tetapi bukannya menyerang Chelsea malah mendapatkan serangan dari para pemain Spurs, untung saja para pemain The Blues mampu meredam serangan Kane dan kawan-kawan. Apa yang dilakukan Conte memang terbukti ampuh, di menit ke 75 berawal dari sepak pojok yang gagal di halau pemain spurs Walker sehingga bola tepat jatuh di sekitar Hazard dan tanpa ragu sepakan kaki kiri Hazard merobek gawang Lioris dan para pendukung The Blues bersorak gembira dan Chelsea lagi-lagi memimpin dengan skor 3-2.

Tak ada ampun bagi Spurs dengan masuknya Fabregas serangan Chelsea di menit 82 yang berawal dari satu dua Fabregas dan Hazard lalu di umpan ke Matic yang tanpa ragu melakukan sepakan kaki kirinya dengan keras dari jarak 25 meter bersarang di pojok kiri gawang Lioris yang tak bisa berbuat apa-apa dan saat itu seantero(baca: fans Chelsea) Wembley bersorak gembira mengingat skors menjadi 4-2 menyisakan waktu normal 8 menit.

Bukannya membalas Spurs hampir saja kebobolan di menit ke 86 andai tandukan Costa tidak melebar.
Dengan hasil ini Chelsea akan menunggu pemenang antara Manchester City vs Arsenal yang akan bermain malam ini pada Pukul 21.00 Wib.

Susunan Pemain

Chelsea: Courtois; Azpilicueta, Luiz, Ake; Moses (Hazard 61'), Kante, Matic, Alonso; Willian, Pedro (Fabregas 74'); Batshuayi (Costa 61')

Tottenham Hotspur: Lloris; Dier, Alderweireld, Vertonghen; Trippier, Wanyama (N'Koudou 80'), Dembele, Son (Walker 68'); Eriksen, Alli; Kane





Duel Seru Di Wembley




Selain partai Chelsea vs Totenham Hotspur ada juga partai yang tak kalah seru antara Arsenal vs Manchester City. Partai ini juga akan di mainkan di Wembley Stadium Minggu 23 April 2017 Pukul 21.00 Wib Laga ini bukan menjadi yang pertama bagi Pep Guardiola, partai terakhir terjadi saat Aguero dan kawan-kawan menyambangi Emirates Stadium yang berkesudahan dengan skor 2-2. sama-sama tersingkir di Liga Champions tentu kedua tim ini akan saling habis-habisan demi harga diri dan sebagai penghibur karena hanya FA Cup yang bisa di menangkan kedua tim mengingat di Premier League kans untuk juara sudah terbilang tertutup.

Pertandingan ini akan jadi menarik andai kedua tim saling jual beli serangan dan kedua tim ini juga punya gaya serangan yang sama yaitu bermain bola-bola pendek dan punya kecepatan meyerang yang sama rata, Guardiola dengan gaya tiki-takanya percaya anak asuhnya bisa meredam serangan arsenal yang di komandoi Sanchez dan Ozil. Guardiola paham betul gaya bermain Arsenal, lihat saja di musim-musim yang lalu Arsenal selalu takluk kala berjumpa Barcelona yang saat itu di latih oleh Pep Guardiola, tapi sepakbola setiap detiknya selalu berubah entah itu dari segi taktik, pertahanan bahkan gaya menyerang.

Begitu juga dengan Arsene Wenger paham betul gaya sepakbola Guardiola, meskipun selalu takluk saat berhadapan dengan Pep saat melatih Barca, Wenger percaya tiki-taka yang dibawa Pep di City tak akan berjalan mulus sebab sepakola Inggris cenderung lebih bermain cepat dan punya daya serang yang merepotkan. Pria asal Prancis ini tak perlu banyak bicara karena faktanya semuanya akan di buktikan di atas lapangan, sang Profesor pun yakin Sanchez dan kawan-kawan akan bermain lebih untuk merebut tiket Final FA Cup. Tentunya Wenger juga merindukan Trofi FA Cup yang terbilang sudah lama tak di menangkannya. Disisi lain Guardiola juga ingin merasakan Trofi Tertua di dunia ini. Secara kualitas pemain Arsenal dan City boleh di bilang berimbang.

Pertandingan ini juga menjadi sebuah pertarungan siapa yang lebih tajam antara Giroud dan Aguero
kedua pemain ini terbilang rutin mencetak gol saat sedang bermain. Bukan cuma mereka, Lini tengah kedua tim patut untuk di sorot, adu siapa lebih kreatif dalam membangun serangan juga tersaji anta David Silva dan Mesut Ozil. Di penjaga gawang juga akan menjadi sorotan bagi penonton sebab saat ini Guardiola lebih percaya kepada Caballero dari pada Claudio Bravo, tetapi di Arsenal sedikit lebih unggu di bawah mistar gawang yang di kawal Petr Cech.


Pertandingan ini akan di mainkan pada hari
Minggu, 23 April 2017 Pukul 21.00 Wib Wembley Stadium

Prediksi
Arsenal vs Manchester City [3-2] [1-2] [2-2]

Tulis prediksi kalian di kolom komentar.

Derby London Yang Kian Memanas











2 tim teratas Premier League akan saling bunuh di semifinal FA Cup yang akan dimainkan di stadion kebanggan warga Inggris, ya Wembley Stadium. Chelsea yang kini memimpin puncak klasemen Liga Inggris akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur yang performanya semakin membaik menjelang kompetisi EPL akan berakhir. Anak asuh Pocchetino menatap laga dengan percaya diri yang tinggi meskipun yang akan di hadapi tim terbaik EPL dalam beberapa tahun terakhir semenjak Roman Emperor membeli Chelsea, yang akan di langsungkan SABTU, 22/04/2017 | 23.15 WIB. Lalu seperti apa Pocchetino akan meredam anak asuh Antonio Conte?

Mari melihat kembali pertemuan kedua tim di English Premier League. Chelsea dan Tottenham sama-sama mengantongi 1 kemenangan dimana kemenangan tersebut di dapat kala kedua tim bermain di kandang masing-masing, Chelsea menang 2-1 saat bermain di Stamford Bridge dan Tottenham menang 2-0 saat bermain di White Hard Land. Boleh di bilang kedua tim sama-sama berada di atas angin dan sampai saat ini masih bersaing untuk memperebutkan jawara English Premier League.

Tottenham tak ingin gagal lagi seperti musim lalu, kali ini Harry Kane dan kawan-kawan akan bermain tanpa beban dan berusaha memanfaatkan setiap peluang yang ada. Pocchetino sadar masih banyak yang harus di benahi dari Spurs, tetapi mantan pelatih Southampton ini sangat percaya dengan kekuatan yang ada saat ini. Spurs patut bangga punya pemain sekelas Erikson, Harry Kane dan Delle Ali karena ketiga pemain diatas merupakan otak serangan Spurs saat ini, begitu juga di sisi pertahanan Spurs punya bek sekelas Jan Vertonghen dan kiper sekelas Hugo Lioris. Diyakini Spurs akan bermain seperti biasanya dimana pressing yang ketat selama ini akan cukup membahayakan serangan Chelsea.

Lalu bagaimana pula Antonio Conte mengantisipasi pressing ketat Spurs?
Tampaknya Conte akan mengandalkan pemain yang sama saat menghadapi tim-tim besar, tapi tampaknya kiper utama The Blues tidak bisa bermain karena masih di bekap cedera. Memang Conte hanya orang baru di Rana sepakbola Inggris, tetapi dengan gaya kepelatihannya selama ini publik yakin Conte tak akan membuang kesempatan yang ada saat ini. Conte yakin Spurs bukan lawan yang mudah untuk di taklukkan akan tetapi pria asal Italia ini patut bangga punya pemain kelas dunia seperti Eden Hazard yang di yakini akan merepotkan pertahanan Spurs.

Formasi 3-4-3 yang dimainkan Chelsea saat ini terbilang cukup ampuh namun ada masalah saat salah satu pemain yang biasa di turunkan Conte tidak bermain membuat lini serang Chelsea menjadi tidak menentu, lihat saja ketika Marcus Alonso tidak bermain saat menghadapi Manchester United, Hazard benar-benar tak berkutik karena tidak adanya Alonso yang biasanya memebantu Hazard dalam membongkar pertahanan lawan di samping pengawalan Ander Herrera yang teramat ketat.

Pertarungan lini tengah patut jadi sorotan pada pertandingan kali ini di samping adu tajam Kane dan Costa, Andai saja Kante tak bisa meredam lini tengah Spurs yang di komandoi Erikson bisa saja Chelsea kalah telak dan begitu juga sebaliknya.

    Head to Head
  • 05/01/17 Tottenham Hotspur 2-0 Chelsea
  • 27/11/16 Chelsea 2-1 Tottenham Hotspur
  • 03/05/16 Chelsea 2-2 Tottenham Hotspur
  • 29/11/15 Tottenham Hotspur 0-0 Chelsea
  • 01/03/15 Chelsea 2-0 Tottenham Hotspur

Siapakah yang akan menjadi penguasa London?
Chelsea vs Tottenham Hotspur 22 April 2017 Pukul 23.15 Wib Wembley Stadium

Prediksi Skor
Chelsea vs Tottenham Houtspur [2-1] [2-2] [1-1] [1-2]

Tulis prediksi kalian di kolom komentar.

Penyebab Chelsea Kalah Atas Manchester United

Mungkin semua orang tidak menyangka kalau Chelsea akan kalah dari Manchester United sebab penampilan The Blues musim ini memang betul-betul menjanjikan, namu tadi malam semuanya berubah anak asuh Antonio Conte harus mengakui keunggulan Fellaini dan kawan-kawan dengan skor 2-0 lewat gol Rasford dan Herrera. 

Mengapa Chelsea bisa kalah?
mungkin semua orang akan beranggapan yang sama. Nah di artikel kali ini saya akan membahas "penyebab Chelsea kalah atas The Red Devils".

ya ada beberapa faktor yang membuat tim asal London ini tak berkutik di Old Trafford, salah satu yang paling penting ialah "Ander Herrera" yang sepertinya secara khusus di persiapkan Mourinho untuk menjaga Eden Hazard agar tidak leluasa dalam memainkan bola. Terbukti sepanjang pertandingan pemain asal Belgia ini tak berkutik sama sekali dari seperti biasanya, Herrera betul-betul mengikuti kemanapun Hazard pergi. 

Yang kedua ialah betapa tidak berdayanya Costa di depan gawang Manchester United yang dapat pengawalan khusus dari Baily dan Rojo sampai keduanya sempat bersitegang. Costa lebih mementingkan egonya ketimbang permainannya.

Yang ketiga ialah Victor Moses yang tampil kurang greget, seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya Moses cukup mudah mengeksploitasi pertahanan lawan, tapi saat melawan Manchester United Moses sama sekali tak mampu membantu pedro untuk melancarkan serangan ke sisi kiri The Reds Devils.

Yang ke empat ialah lini tengah The Blues benar-benar kerepotan menghadapi Fellaini, Herrera dan Pogba, Hanya Kante yang tampil cukup dominan sedangkan koleganya Matic tak bisa berbuat banyak. bahkan ketika Fabregas masuk serangan Chelsea selalu patah akibat menumpuknya para pemain Manchester United di lini tengah.

Yang kelima ialah betapa sialnya nasib Marcus Alonso saat pemanasan mantan pemain Fiorentina ini harus mengalami cedera sehingga Conte harus merubah taktiknya. Dan betul saja ketika Alonso di gantikan Zouma serangan dari sisi kiri Chelsea tak begitu produktif sekalipun ada Azpilicueta yang menggantikan posisi Alonso.

Yang ketuju ialah tidak adanya Courtois di bawah mistar Chelsea membuat kepercayaan bek-bek Chelsea berkurang mengingat Begovic belum punya jam terbang yang tinggi.

Dan yang terakhir ialah terlambatnya Conte memasukkan Willian dan Fabregas, seharusnya Conte bisa lebih awal memainkan Willian dan Fabregas mengingat Willian punya kecepatan yang tinggi dan Fabregas punya umpan yang begitu akurat. 

Disisi tuan rumah boleh di bilang Mourinho sudah mempelajari betul gaya bermain Chelsea sehingga pada pertandingan kali ini ada instruksi yang begitu luar biasa dari Mou dan begitu sukses di perankan oleh pemain Manchester United.



Kemenangan Menjadi Harga Mati Bagi Chelsea

Big Match tersaji di pekan ke 33 English Premier League
Manchester United vs Chelsea?
Jose Mourinho vs Antonio Conte?

Di pertemuan pertama anak asuh Mourinho hancur lebur di buat Eden Hazard dan kawan-kawan di Stamford Bridge dengan skor 4-0 tanpa balas, tentu pria asal Portugal ini tak terima begitu saja timnya di kalahkan oleh Chelsea, tim yang begitu special di hati Mourinho. Memang musim ini Mou sadar betul Setan merah tampil tidak konsisten, bahkan hingga pekan ke 33 The Reds Devil masih bertengger di peringkat 5 dari 30 pertandingan dengan 57 poin. Tak begitu banyak yang bisa di perbuat Mourinho, dengan skuad yang sekarang ini mantan pelatih Chelsea ini berharap pada tuah Ibrahimovich dan ketajaman Mkhitaryan. Memang laga ini bukan menjadi laga yang special lagi bagi Mourinho, hanya satu yang di harapkan pria kelahiran Portugal ini, yaitu kemenangan, guna memantapkan posisi M.united di papan atas klasemen dan merebut 1 jatah tiket ke Liga Champions Eropa musim depan.

Roneey dan kawan-kawan tidak berkeinginan mengejar Chelsea karena mereka sudah sangat tertinggal jauh dari The Blues, Setan Merah kini berharap hanya kepada M.City, Liverpool, yang selalu terpeleset.

Tapi The Reds Devils jangan berbangga hati dulu meskipun pada pertandingan kali ini akan di langsungkan di Old Trafford, sang tamu sedang dalam kepercayaan yang tinggi, lihat saja di pekan sebelumnya Costa dan koleganya sukses menggulingkan Bournemouth di markas mereka sendiri dengan skor 3-1. Chelsea memang sedikit berada di atas angin.

Di sisi lain Chelsea juga sadar mereka dalam tekanan yang besar mengingat peringkat 2 Tottenham Hotspur berupaya mengejar mereka di setiap pertandingan, Antonio Conte tak ingin anak asuhnya terpeleset sedikit saja, karena gelar juara sudah ada di depan mata. Conte amat bahagia karena dengan Kembalinya Moses bermain membuat serangan The Blues hidup dari sisi mana saja.

Menang adalah harga mati bagi The Blues, Conte meminta kepada anak asuhnya agar bermain habis-habisan di markas M.United dan pria asal Italia ini juga telah menyiapkan strategi khusus untuk meredam Ibrahimovich. Sepertinya kedua pelatih akan saling menurunkan kekuatan terbaiknya, di kubu M.United Mourinho akan tetap mengandalkan Ibra sebagai penyerangnya dan di kubu Chelsea Conte masih mempercayai Diego Costa.

Mampukah Manchester Unted mengalahkan Chelsea?

Minggu, 16 April 2017 22.00 Wib Old Trafford Stadium

Prediksi
Manchester United vs Chelsea [1-2]